Dulu saat aku meragukan sesuatu kamu orang pertama yang aku beritau tentang segala hal, kita bercerita tentang keadaan mu dan keadaan ku. Masih ingat? semua keluh kesah ku kamu selalu hadir sebagai penghibur aku, walau kamu tak ada disisiku kamu tetap menghibur ku saat aku mulai merasa sedih. tapi kamu selalu aku bilang "Pahlawan Kesiangan" hahaha lucu ya jika aku ingat semua cerita tentang kita.
Suatu ketika, aku punya rasa yang lebih padamu, aku fikir hanya aku yang memiliki rasa itu. Aku kecewa dan sedih. Berapa saat kemudian kau pun katakan kepada ku kalau kau juga punya rasa yang sama. Wanita mana sih yang tak senang jika cintanya direspon dengan seseorang yang ia sukai? apa lagi pria itu benar-benar kriteria wanita itu! Seperti kamu,kriteria aku.
Mungkin aku yang terlalu peka dengan keadaan seperti ini dan aku ketahui kamu tlah dengannnya. Sakit sih, kecewa, menyesal, patah hati juga lho. apa kamu tau rasanya itu semua?. Aku rasa tidak, aku yang terlalu mencintaimu dan kau beri harapan kini kau telah dengannya. Kamu sekarang dengannya, dengan sikapmu yang tulus mencintai dia , semakin romantis kamu dengannya semakin aku menyesali apa yang tlah aku sesali.
Entah dosa apa yang telah ku perbuat sampai akhirnya cinta merusak semua tentang kita. Andai aku tau apa yang akan terjadi, aku takkan melakukannya. Melakukan hal gila seperti ini. Andai aku pun tau hal ini akan terjadi lebih baik aku tak pernah mengungkapkan rasa dan bersikap seperti biasanya.
Ahh.. persetan dengan semua nasib!!
sekarang semua rasa dan khayal ku akan kusimpan dalam mimpi.

