Minggu, 12 Oktober 2014

Berandai dan berharap


"Kapan sih kamu bisa hargain kehadiraan ku ?"

"Kapan kamu bisa anggap aku ini ada untuk kamu?"

  Pertanyaan - pertanyaan itu selalu menghampiri semenjak kita sudah tak bersama karen-
ah sudahlah tak perlu ku ungkapkan lagi karena apa kita berpisah. Tapi semenjak itu aku masih mengharapkan mu dan berandai kalau kita akan kembali seperti dulu.
  Semoga pacar baru mu bisa jagain kamu lebih baik dari pada aku. Congrats!!. Berikan aku senyum terbaik dari dirimu sebelum semua kenangan dan aku , kamu hapus dari hati mu. Mungkin dengan begini kau bisa leluasa menyayangi wanita yang kau pilih untuk menjadi pacarmu

  Aku cemburu. Aku kecewa. Aku marah. Aku sakit. semua itu sedang aku rasakan tanpa orang lain mengetahuinya. Bukan perpisahan yang aku sesali tetapi pertemuan yang aku sesali. Walau kata orang " tak ada yang tau siapa orang baru yang kau akan temui dimasa depanmu ". Tapi aku benci jika bertemu lalu berpisah. Kamu tau apa yang ku sesali selain itu? Karena kamu ada dan karena kamu katakan "Sayang" lalu, dengan cepatnya kamu tinggalin aku tanpa sedikit saja perjuangan.

  Mana ada wanita yang tidak ingin di perjuangkan ?!
Tapi sampai saat ini pun aku masih berandai dan berharap menjadi bagian dari hari - hari mu lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar